Beranda > Khazanah > Guru dan Bukan Guru

Guru dan Bukan Guru

“MURID YANG BUKAN GURU ADALAH GURU”


Al Hallaj adalah murid, bukan Guru

Farabi adalah murid, bukan Guru

Attar adalah murid, bukan Guru

Ghazali adalah murid, bukan Guru

Rumi adalah murid, bukan Guru

Siti Jenar adalah murid, bukan Guru

Raden Sahid adalah murid, bukan Guru



Guru Mursyid tidak dikenal dan tak ternama

Seperti unggun api yang menebarkan cahaya

di sekelilingnya murid bercerita mengulang tamsil

sehingga orang banyak berpikir

murid yang bukan guru adalah guru

sang guru menjadi cahaya dan abu

***

  1. Fietria
    15/08/2009 pukul 13:57

    Pertamaaaaxx
    Komennya ntar aja, yang penting sudah dapat posisi.

    _____

    refa : rebutan pertamax ya tuan putri? terimakasih…. lanjut terus…

  2. 15/08/2009 pukul 21:52

    nabi khidir as kah gurunya para guru?

  3. qarrobin
    16/08/2009 pukul 00:27

    sepertinya iya m4stono, guru dari syamsi tabriz, guru dari ibnu arabi dan banyak lagi yang menjadi murid langsung beliau. Tapi coba cek deh, ada ga nama khidir tertera di quran?

  4. qarrobin
    16/08/2009 pukul 00:36

    @Refa kapan mau ke Palembang, ditunggu lho

    _________

    refa : terimakasih untuk undangannya …. mudah-mudahan ada panggilan ke sana
    Salam.

  5. ola
    20/08/2009 pukul 11:15

    ngomong opoooooo kwe leee

  6. 20/08/2009 pukul 12:39

    Tanggapan untuk semua :

    Guru dari semua Guru Sufi hanya satu : Muhammad SAW. Karena dari lidah Nabi Mulia inilah lahir ajaran dan jalan. Semua thariqah yang mu’tabar berawal dari Nabi SAW.
    Namun jujur saja, ketika disebut istilah ‘Guru Mursyid’ dan ‘Guru Dari Para Guru’, nama Muhammad hilang dari ingatan kebanyakan orang, dan muncullah nama-nama lain yang hidup setelah beliau wafat.

    Artikel ini hanya perumpamaan. Semoga bermanfaat dan menimbulkan kesadaran, pentingnya kembali ke pangkal semua urusan.

    Terimakasih. Salam takzim.

  7. Atmanithong
    12/09/2009 pukul 10:08

    Klo dalam khasanah sufi nabi Khidir dikenal sbg gurunya para guru,di dlm khasanah yogi di india ada Babaji yg jg guru para guru yogi…kedua nama itupun diyakini masih eksis keberadaannya,mungkinkah itu orang yg sama dari 2 kebudayaan yg berbeda?

  8. Kangdudung
    16/11/2009 pukul 15:14

    Ass..
    Sebenarnya, yang namanya manusia harus selalu menjadi murid. Setinggi apapun maqom spiritual seseorang, harus tetap menjadi murid, karena Guru yang sebenarnya adalah Allah. Sementara Allah sendiri tidak terbatas (unlimited), jadi kalau kita berguru kepada yang Maha Guru otomatis harus terus menjadi murid, karena didepan sana selalu ada pengetahuan baru yang menanti dari khasanah pengetahuan Sang Maha Guru.
    Maqom spiritual terjauh yang dapat dicapai oleh manusia hanya dapat dicapai oleh Nabi Muhammad, oleh karena itu semua manusia harus berguru kepada jejak-jejak kaki Sang Nabi.
    Wassalam…

  9. 05/02/2010 pukul 15:58

    Assalaamu ‘alaikum saudara2ku semua nepangkeun saya teh mang agus tukang rongsok. artikel dan sebagian komentar sangat bagus n nambah wawasan mang agus he he he. artikel ini ttg hakikat, sedangkan kita masih berada dlm dimensi fisik. buktinya kita masih sering maksiat lahir batin. menurut mang agus kita harus mencari guru yaitu ulama mursyid zahir yg akan menuntun kita bagaimana caranya agar kita dapat berguru kepada Allah dan Rasulullah. salam hormat kepada teman2 oya mang agus punya buku berjudul MENJADI WALI ALLAH yaitu ttg praktek memasuki martabat tujuh melalui 7 lathifah dan 2O muraqabah serta 15 maqam kewalian. bagi yg berminat dgn buku tersebut hub 0856 7368 179. wassalaamu ‘alaikum

  10. Skm
    02/05/2010 pukul 09:28

    Selamat datang di kehidupan terjaga dan terestui…www.syahbandarkarimadi.com website kami..salam

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: