Beranda > Wejangan Guru > Guru Sufi Mengajarkan Tentang Dzikir ( 2 )

Guru Sufi Mengajarkan Tentang Dzikir ( 2 )

HAKIKAT DZIKIR

Guru Mursyid :
Keinginanmu, Cita-citamu, Kehendakmu dan Do’a Pengharapanmu
Jika kau letakkan dalam sebuah mizan
tak cukup emas sebesar Uhud sebagai penyeimbang
bahkan seandainya satu Uhud lagi kau tambahkan

Dengan apa kau akan mengirimkannya
melewati langit tujuh lapisan
Kudamu akan lelah, habis tenaga di tengah
tak bergerak walau selangkah

Murid :
Jadi dengan apa kami harus membawa?
bagaimana kami mesti mengirim?

Guru Mursyid :
dirimu adalah pengembara
beban di mizanmu seluas samudra
maka, siapkan tali busurmu
ikatkan bebanmu di panahmu
hanya itulah jalanmu
merentang busur dan melepaskan panahnya

Murid :
Panah kami tak bisa lari sejauh kuda
Bagaimana bisa sampai yang dituju?

Guru Mursyid :
dzikirmu adalah pemikul bebanmu
dzikirmu adalah sayap panahmu
dua sayap membawa burung dari barat ke utara
ribuan sayap akan menghantar panahmu keliling dunia

Panahmu adalah dzikirmu
menembus air, api, tanah dan udara
menembus jarak dan waktu
menembus bumi dan langit ketujuh

seperti Sulaiman yang memahami
singgasana Balqis hanya berada di balik tirai
dengan dzikir tirai terbuka
dan singgasana terlihat sekejap mata

Dzikirmu adalah sayap buraq-mu
lebih cepat dari cahaya bintang
lebih kuat dari ribuan kuda
lebih tajam dari pandangan mata

dzikirmu terbuat dari ikhlas dan azzam
terekat dan tersusun oleh zuhud dan diam
dzikirmu tak bisa dikekang tembok batu
dzikirmu tak binasa oleh waktu

***

( ditulis dengan semangat menyongsong Al Layl Al Qadr )

  1. qarrobin
    06/08/2009 pukul 15:29

    oooooooooo begitu ya fa
    makasih ya ilmunya, teruslah ajarin temanmu ini

    • 06/08/2009 pukul 19:02

      Alhamdulillah.
      @qarrobin, saya juga sedang belajar …
      jadi sama-sama belajar ya.
      Terimakasih…

  2. Farid
    10/08/2009 pukul 05:13

    dzikirmu tak terkatakan…ia bkn kata2.

  3. Ratu Suci
    11/08/2009 pukul 16:29

    dirimu adalah pengembara… ya.. benar kita adalah para pengembara , yang selalu merindukan tempat asalnya.

    Salam sayang tuk pecinta, SANG PECINTA

    • 11/08/2009 pukul 16:59

      Alhamdulillah.
      Pengembara adalah julukan untuk murid yang belum sampai tujuan… Belajar terus… terus…

      Salam takzim untuk @Ratu Suci.

  4. Atmanithong
    12/09/2009 pukul 12:07

    Guru mengajari murid berdzikir agar sang murid mau melakukan perjalanan dalam diri,menembus keheningan hati tuk menemukan mutiara kehidupan….

    • 13/09/2009 pukul 12:20

      terimakasih saudaraku @atmanithong

  5. 09/04/2012 pukul 00:55

    Guru jati ada dalam hati, Illahi Robbi terpancar lewat sanubari, hidup dan mati tiada berarti, kembali pada sang pemilik kabadian, terima kasih

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: