Beranda > Wejangan Guru > Memberi Dan Menerima

Memberi Dan Menerima

Nasehat Guru Sufi

Dari α hingga Ω


Memberi adalah kewajiban, Menerima adalah anugerah

Memberi membuat kita tambah kaya, Menerima membuat kita bersyukur

Memberi membuka pintu ‘surga’, Menerima menutup pintu ‘neraka’

Memberi membuat kita kuat, Menerima membuat kita bahagia

Nabi Suci telah mengajarkan :

  • Berbuat baiklah kepada kedua orang tuamu, agar berbuat baik kepadamu anak-anakmu

Karena itu : Memberi adalah sebuah jalan, Menerima adalah sampai pada tujuan

***

  1. 17/07/2009 pukul 20:26

    Konsep memberi dan menerima ini sesungguhnya pada proses zakat, namun kerap kali kita melupakan keindahan tersebut.
    Duh… jadi malu neeeh

    Salam kekeluargaan, @Haniifa.

    • 17/07/2009 pukul 21:27

      @haniifa.. terimakasih.
      Sesungguhnya konsep memberi dan menerima adalah universal, dalam semua hal, dan berlaku untuk semua individu. Konsep ini adalah konsep yang sangat spiritual.
      Kata orang bijak dahulu : “Siapa menabur angin, akan menuai badai”
      Itu berlaku kepada setiap personal. Kalau kita memberikan kasih sayang pada seseorang, itu akan berbalik berlipat ganda kepada diri kita sendiri.
      Siapa yang memberi, dia juga yang akan menerima.
      Semoga tercerahkan.
      Salam.

      • 17/07/2009 pukul 21:52

        Subhanallah…
        Jadi jelas kalau begitu konsep “rahmatan lil ‘alamin” :

        Sesungguhnya konsep memberi dan menerima adalah universal, dalam semua hal, dan berlaku untuk semua individu. Konsep ini adalah konsep yang sangat spiritual.

        Salam hangat, Haniifa.

  2. Ahmad
    17/07/2009 pukul 21:57

    🙂
    Singkat padat dan jelas, Very nice article…
    g bikin orang mengkerut bacanya…heheh…

    Memberi = Menerima, siapapun insan yang memberikan rahmatnya kepada insan yang lain, maka Allah pun memberikan rahmat-Nya kepada insan tersebut.
    “…Tidak ada yang cepat mendatangkan rahmat Allah Ta’ala kecuali melakukan tindakan merahmani makhluk-Nya…”

    Syukran…

    • 18/07/2009 pukul 10:52

      Terimakasih…
      Konsep universal ini jangan dimaknai sempit.
      Memberi selamat
      Memberi kesempatan
      Memberi senyum
      Memberi kenikmatan (kepada istri, kata Nabi = sedekah)
      Memberi nasehat
      Jangan takut memberi, karena kita pasti akan menerima. Memberi adalah menanam benih, memanen hasilnya adalah menerima.
      Salam pencerahan.

      • Ahmad
        18/07/2009 pukul 21:17

        Alhamdulillah, terima kasih buat share-nya.
        semoga selalu dimudahkan…

  3. 19/07/2009 pukul 01:48

    intinya sedekaah .. makasih sudah diingatkan smoga besuk bisa lebih baik ..😉

    • 19/07/2009 pukul 09:24

      Jika “to given” bisa disebut sedekah menurut saya tidak masalah. Saya menghindari sebutan “sedekah” karena berkonotasi dengan “pahala”, sedangkan ajaran sufi lebih tinggi daripada sekedar mengejar “pahala”.
      Memberi adalah memberi karena Al Haq, bukan mencari pahala dan takut dosa. Konsep memberi dan menerima dalam ranah sufi bukan seperti pedagang berharap keuntungan. Konsep memberi dan menerima seperti yang disabdakan Nabi Suci adalah sunatullah. Sebuah hukum sebab-akibat yang PASTI.
      Sabda Nabi bisa dimaknai seperti ini : “Jika kamu MEMBERI baktimu …, PASTI dirimu MENERIMA bakti …” atau “Jika kamu MEMBERI perhatian dan kasih sayang …, PASTI dirimu MENERIMA perhatian dan kasih sayang…”
      Sedangkan dalam konsep “sedekah” masih ada halangan “riya” yang bisa menggagalkan “pahala”.

      Salam pencerahan.

  4. 31/07/2009 pukul 13:30

    konsep memberi……sedekah
    sesuatu yg paling membahagiakan dalam hidup adalah kalau bisa memberi..
    memberi apa saja kepada yg membutuhkan…

    ________

    refa said :

    cocok… lanjut mang…

  5. 15/11/2015 pukul 04:46

    Orang yang bijak adalah yang tahu siapa yang harus dia percaya Orang yang lebih bijak adalah dia yang selalu bisa dipercaya

  6. 19/08/2016 pukul 06:47

    Dabei ist es egal, ob es sich dabei um einen Bewohner der Region handelt, der sich die letzten Nachrichten mal kurz am Arbeitsplatz in der Mittagspause ansehen möchte, der Urlauber oder Kurgast, der
    wissen möchte, was am Ort für Veranstaltungen sind, oder der Kunde,
    der erfahren möchte, welche Einkaufsmöglichkeiten sich in der Gegend befinden.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: